Pada hari ini, kucoba merenung perjalanan hidup yang telah kulalui, baik dalam karier maupun penghidupan pada umumnya. Apa yang telah kulakukan, apa yang telah kuhasilkan, apa yang telah kuberikan? untuk hidup dan kehidupan ini?
Nyaris 50 tahun kulalui, pelabuhan demi pelabuhan hidup kusinggahi.....mengajarkan padaku bahwa pada akhirnya pelabuhan yang abadi adalah dalam jiwaku sendiri. Kucoba mencari dan mencari diluar jiwa ini, yang kudapati hanya kekosongan, kehampaan dan kesia-siaan. Semakin jauh kumengejarnya, semakin jauh dari gapaian. Dan kini setelah kelelahan mendera, dan dimana tenaga -jiwa dan raga- sudah hampir punah....kusadari bahwa semua yang kulakukan hanya kesia-siaan, ibarat menjaring angin, tak ada satupun yang dapat kutangkap. Akankah segalanya ini berakhir dalam kesia-siaan?
Hari ini, kuputuskan tuk coba kembali dari pengembaraan, kembali kedasar jiwaku sendiri... ibarat Bima yang menyelami 7 samudera untuk bertemu dengan jati dirinya; Mudah-mudahan segenap pelayaran untuk menemukan pelabuhan terakhirku kan berakhir disini, dalam kedalaman jiwa.